Recent The Best
B1 B2

Ketika Sukarno ada di Bone

 
BUNG KARNO, Beliau adalah salah satu The Founding Father Indonesia, Bapak Proklamator, Guru Bangsa, Negarawan Paripurna dan masih banyak lagi alasan mengapa Bung Karno patut dikenang.Untuk alasan kenang-mengenang masyarakat Bone secara khusus punya kenangan tersendiri dengan Presiden Pertama Indonesia ini.

Ketika Bung Karno datang ke Bone untuk pertama kalinya mengunjungi Kerajaan Bone diAwal tahun 1950 untuk bertemu dengan Raja Bone ke-32 H. Andi Mappanyukki, Ade Pitu Kerajaan Bone dan Seluruh Rakyat Bone dengan satu tujuan mengajak Kerajaan Bone untuk bergabung kedalam Negara kesatuan Republik Indonesia.

Seperti kebiasaan Bung Karno kalau berpidato. Di Bone pun saat itu beliau berpidato di depan Raja Bone, Ade Pitu kerajaan Bone dan rakyat Bone. Bung Karno berorasi politik diatas sebuah meja kayu sebagai panggung dadakan. Tempat kejadian bersejarah itu di gedung Ade' Pitu atau Dewan Adat Kerajaan Bone (Bola Subbi'e) segaligus sebagai bekas Istana Raja Bone ke-XXXI Lapawawoi. Masyarakat Bone lebih mengenalnya dengan sebutan ‘Bola SubbiE’ atau Rumah yang dihiasi dengan ukiran khas Bone. Saat ini gedung bersejarah tersebut dijadikan gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Bone.

Dalam foto hitam putih itu terlihat Putra Sang Fajar melepas jas kebesarannya, kemejanya dilipat sampai di bawah siku. Sebuah penampilan tak biasa bagi Bung Karno yang selalu bangga dengan jas jenderal kebesarannya. Pertanyaan pun muncul apakah pada saat itu cuaca Kerajaan Bone begitu panasnya yang memaksanya harus melepas jas ataukah itu sebagai simbol bahwa dia tidak datang ke kerajaan Bone dengan nama besarnya sebagai Presiden Indonesia tapi sebagai manusia sebangsa yang ingin menggugah kesadaran persatuan bagi Kerajaan Bone.

Pemilihan tempat pertemuan di Bola SubbiE merupakan sebuah perhitungan tersendiri. Mengapa harus disitu? Bukan di istana Raja Bone H. Andi Mappanyukki. Karena Bola SubbiE adalah bekas istana Raja Bone ke-31 Lapawawoi Karaeng Sigeri yang memiliki nilai sejarah bagi Kerajaan Bone. Istana tersebut pernah dihancurkan oleh penjajah Belanda ketika Rumpa'na Bone atau Perang Bone tahun 1905. Harapannya dengan mengingatkan kembali kenangan tersebut kesadaran patriotisme dan nasionalisme rakyat Bone akan semakin tergugah untuk mempertahankan kemerdekaannya dalam bingkai persatuan nasional.

Sukarno mengawali pidatonya dengan kata " Yang Mulia Raja Bone beserta Ade' Pitu atau Dewan Adat kerajaan Bone beserta seluruhnya Rakyat Bone yang saya cintai ...". Selanjutnya dia berterima kasih telah diperkenankan hadir di kerajaan Bone. Pidatonya runtun dengan nada agak pelan namun tetap menggugah seluruh hadirin yang ada pada saat itu.

Bung Karno memaparkan pentingnya persatuan bagi seluruh rakyat dan kerajaan-kerajaan yang ada di nusantara khususnya Kerajaan Bone. Jika kita bersatu padu dalam satu Negara Kesatuan Indonesia maka yakinlah bahwa Imperialisme dan Kolonialisme dapat kita singkirkan dari seluruh Bumi Nusantara. Kita sekalian akan bersatu-padu, bergotong-royong memperkuat Indonesia kita tercinta yang merdeka, berdikari dan sejajar dengan Negara-negara besar lainnya. Pesan persatuan inilah kemudian yang berhasil menggugah Raja Bone dan Ade' Pitu kerajaan Bone beserta seluruh rakyat Bone untuk bergabung kedalam Negara Kesatuan Indonesia.

Setelah kedatangan Presiden Soekarno tersebut, tidak berselang lama pertemuan kedua diadakan di Yogyakarta bertempat di Keraton Yogya. Kali ini pertemuan tersebut dihadiri oleh Raja-raja se-nusantara termasuk Raja Bone Ke-32 H. Andi Mappanyukki, Datu Luwu Andi Jemma, dan Raja Gowa Imangimangi.

Dalam pertemuan tersebut dicapai kesepakatan bersejarah bahwa tiga kerajaan besar yang ada di Sulawesi yakni Kerajaan Bone, Kerajaan Luwu, dan Kerajaan Gowa (tiga kekuatan/kerajaan) menyatakan diri bersedia masuk dan bergabung ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menindak lanjuti kesepakatan ini maka Kerajaan Bone kemudian berganti status menjadi daerah Swapraja yang dikemudian hari menjadi Kabupaten Bone hingga saat ini. Sejarah pun mencatat H. Andi Mappanyukki sebagai Raja terakhir Kerajaan Bone sekaligus sebagai Kepala Daerah Bone. (H. A. Mappanyukki Sultan Ibrahim MatinroE ri Gowa (Kepala Daerah/Raja Bone) Tahun 1957-1960)

Jas Merah (Jangan Sekali-sekali melupakan sejarah) kata Bung Karno suatu ketika. Karena itu, Presiden Soekarno sangat pantas untuk selalu dikenang. Terlepas dari berbagai kontroversi yang sampai saat ini masih tetap melingkupinya. Tahun 1967 diawal masa kejatuhannya Putra Sang Fajar berujar : " Aku ini di puja bagai Bima dan sekaligus di benci layaknya Bandit ". Sebuah kenyataan miris dari seorang yang sangat mencintai Indonesia dengan setulus hati dan memperjuangkan Kemerdekaan Bangsa kita layaknya berjihad.

Yang jelas, Satu Kesimpulan baik suka maupun tidak, mengapa Presiden Soekarno akan selalu dikenang untuk selamanya atau paling tidak selama Indonesia masih tetap tegak berdiri dalam semesta peradaban dunia karena Bung Karno adalah salah satu alasan Indonesia ada.

Pusi Bugis Bone

Mursalim dalam Puisinya :

SUMANGE' TEALLARA'

IYYA ... LABELA
ITAWA MAI LAPUANG BATARA TUNGKE'NA
BONE TANA SUMANGE'
TABE'... NAKUPAPPOLO ADA
MUARENGKALINGA MANENG PADAKKU PATTUPPU BATU

IYYA ... LABELA
I PARAKKASI ASEKKU RITELLAE DAENG PAWAWO
MPISEYANGNGI LATANETE WANUA ASSIBURUKENG
MAMMINASAWA LABELA MEWAI MAPPASIDUPPA PAREWA
RI TENGNGA PADANG PABBARANI RIPILENA LAKARONELI BETTAEDE
RI ALAUNA LONA

IYYA ... LABELA
TAROI SIYA MATTONRONG KOMPANI BALANDAE
APA' MASIRI WEGANGNGA TAROWANGNGI PAU TEMMATE
RIPADAKKU PASSIONO LETTU ANA' RIMUNRI PATTOLAE

IYYA ... LABELA
TELLU MEMENGNGI PONRATU NAKUTODDO KUTEA LARA'
SIATTING LIMA ... SITONRA OLA ... TESSIBELLEANG
NAKUTODDO' TELLABU ESSOE RI TENGNGA BITARAE
NASABA' ATA MEMENGNGA RI BONE

TABE' LAPUANG BATARA TUNGKE'NA BONE
ITAWA LABELA,
HAE ... ITAWA' PADAKKU PATTUPPU PASSIUNO
MONI RIWALA-WALA BESSI PAKKENNA PILENA LAMATA PUTE
TABE PUANG MADDAMPENGNGA
SUNGE TEALELE ... SUMANGE'KU TEALLARA'
NASABA IYYA'NA  TUNRUNNA BETTA MASSOLA-SOLAE
TEMMENNAJAI SUNGE MATTEKKA RI PAMMASSARENG

TABE' PUANG ITAWA' LABELA
PITUNI PARIYAMA TENRINAWA ETTANA
SUNGE' RIPASENG RILIPU TENRITAE
TAKKENA UNGA WARU NARIYALA KEMBONGENG
NALETEI PASSENGERENG MATTI LIMBANG RIMAJENG
SABA' PATOKKONGNGI BONE TANA SUMANGE

BONE, 5 AGUSTUS 2015
===============================================
BALADA ARUNG PALAKKA

Satu bayi suci memberontak
Melepaskan diri dari dekapan
Rahim suci bunda
Bersamaan guntur menggelegar
Merobek sunyi di keheningan langit
Bayi sucimenalap dunia
Menerima kejadian-kejadian datang
Mendengar desing-desing huru
Arung palakka ... Arung Palakka... Arung Palakka
Laki – laki batu berdarah semberani
Jiwamu memberontak
Pikiranmu mau memberontak
Merontak...merontak... merontak
Panglima melampe'e gemme'na
Berhati rajawali
Pemberontakanmu , perlawananmu
Membawa kemuliaan batin
Bagi umat Tana Bone
Bimbinganmu keperdamaian
Arung Palakka...Arung Palakka...Arung Palakka
Laki laki malampe’e gemme’ na
Berdarah bangsawan
Penberontakanmu , pahlawanmu
Menjadi merah
Merah...merah...merah kotor
Bagi sejarah bangsa lain
Namun tuhanmu di arasi
Lebih mengetahui hakikat
Jiwa dan perasaanmu
Juga baktimu ....

========================
Mursalim dalam Puisinya :

BALADA PETTA PONGGAWAE

Di pantai Timur Kerajaan Bone
Ketika Durjana Lamata Pute Menyerang
Tanjung Pallette-BajoE-Tanjung Pattiro
Adalah saksi ada
Karena Riwayatmu dulu

Tubuh-tubuh tegar bergelimpangan
Dengan tatapan mata biru menatap nanar
Mayat-mayat kesumah berguling bergelimpangan
Menghias ibu pertiwi
Hati ini menangis
Menangis ....Menangis .... Murka

Petta Ponggawae ...
Panglima Laskar Kerajaan Bone
Temmennajae Sunge
Engkau kibarkan  Samparajae
menjulang tinggi di angkasa Tana Bone.

Petta Ponggawae ....
Panglima Temmennajai Sunge
Engkau sulut kelincahan di atas panggung Medan Laga
Menjelang subuh aku sendiri
Memandang tepian laut Teluk Bone
Kugenggam bunga yang lebih berharga
Dalam kelam kulihat wajah semangatmu
makin bercahaya dan makin bercahaya

Gadis Bunga Rosi tumbuh mekar di Tanah Bone
Berjalan di subuh merah
Mengarungi Air Mata mengalir deras
Menatap Lelaki bersimbah darah
Petta Ponggawae ....Petta ponggawae... Petta Ponggawae
Aku Cinta ... Aku Cinta ...Aku Cinta
Perjuangan dan baktimu.

Abdul Hamid Baso Pagilingi
Petta Ponggawae....
Panglima Betta Massola-Solae
Temmennajae Sunge
Putra Raja Bone ke-31 Lapawawoi Karaeng Sigeri
Kini Engkau terbaring sunyi


================================

Sosok Pemimpin Penipu Rakyat Menurut Kajao Lalliddong

 
Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Dalam hidup, manusia selalau berinteraksi dengan sesama serta dengan lingkungan. Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling tinggi dibanding makhluk Tuhan lainnya. Manusia di anugerahi kemampuan untuk berpikir, kemampuan untuk memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan kelebihan itulah manusia seharusnya mampu mengelola lingkungan dengan baik.
Tidak hanya lingkungan yang perlu dikelola dengan baik, kehidupan sosial manusiapun perlu dikelola dengan baik. Untuk itulah dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya yang berjiwa pemimpin, paling tidak untuk memimpin dirinya sendiri.
Dengan berjiwa pemimpin manusia akan dapat mengelola diri, kelompok dan lingkungan dengan baik. Khususnya dalam penanggulangan masalah yang relatif pelik dan sulit. Disinilah dituntut kearifan seorang pemimpin dalam mengambil keputusan agar masalah dapat terselesaikan dengan baik. Persoalan kepemimpinan selalu memberikan kesan yang menarik. Literatur-literatur tentang kepemimpinan senantiasa memberikan penjelasan bagaimana menjadi pemimpin yang baik, sikap dan gaya yang sesuai dengan situasi kepemimpinan, dan syarat-syarat pemimpin yang baik. Suatu organisasi akan berhasil atau bahkan gagal sebagian besar ditentukan oleh kepemimpinan. Suatu ungkapan yang mulia mengatakan bahwa pemimpinlah yang bertanggungjawab atas kegagalan pelaksanaan suatu pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahkan suatu ungkapan yang mendudukkan posisi pemimpin dalam suatu organisasi pada posisi yang terpenting.
Demikian juga pemimpin dimanapun letaknya akan selalu mempunyai beban untuk mempertanggungjawabkan kepemimpinannya. Membicarakan kepemimpinan memang menarik, dan dapat dimulai dari sudut mana saja ia akan diteropong. Dari waktu ke waktu kepemimpinan menjadi perhatian manusia. Ada yang berpendapat bahwa kepemimpinan sama tuanya dengan sejarah manusia. Kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu keterbatasan dan kelebihan-kelebihan tertentu pada manusia.Namun, sayang seribu sayang ternyata  pernyataan di atas sangat bertolak belakang apa yang terjadi sekarang ini

Kajao Lalliddong
Kajao Lalliddong adalah seorang diplomat ulung dari Tana Bone. Disamping sebagai politikus handal pada masa lalu tenyata memiliki pandangan-pandangan yang jauh lebih baik dari pandangan para politikus dijaman sekarang. Politikus jaman sekarang umumnya memiliki konsep dan pandangan yang sarat retorika. Penjual obat di pasar juga memiliki kemampuan retorika akan tetapi masih bisa dipercaya karena dapat memberi bukti walaupun secara materil. Mestinya kita berkaca pada leluhur yang banyak memiliki pandangan yang briliant seperti Kajao Lalliddong.

Sosok Pemimpin yang Baik menurut Kajao Lalliddong :
1.Tidak membiarkan rakyatnya bercerai-berai;
2.Tidak memejamkan mata siang dan malam;
3.Menganalisis sebab akibat suatu tindakan sebelum dilakukan; dan
4.Raja harus mampu bertututur kata dan menjawab pertanyaan.

Sosok Pemimpin yang Menipu Rakyat menurut Kajao Lalliddong diimplementasikan sebagai :

1.Pemimpin yang membiarkan rakyatnya bercerai berai
2.Pemimpin yang membutakan mata padahal melihat
3.Pemimpin yang tuli padahal mendengar
4.Pemimpin yang menciptakan perselisihan karena atas eksistensi kedudukannya
5.Pemimpin yang tidak menerapkan Ade,Bicara,Rapang,Wari, dan Sara
6.Pemimpin yang lupa padahal ingat
7.Pemimpin yang memaksakan kehendak
8.Pemimpin yang pura-pura tidak tahu padahal tahu

Demikian kilas balik tentang kepemimpinan leluhur yang dapat dijadikan sebagai reflektor dalam menata kehidupan rakyat menurut sang Kajao. -
(Mursalim-Teluk Bone)

Download Pedoman dan Formulir e-PUPNS tahun 2015



Perka BKN Nomor 19 tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik.
Download Pedoman dan Formulir e-PUPNS tahun 2015
Menimbang :
  1. Bahwa untuk memperoleh data Pegawai Negeri Sipil yang akurat , terpercaya dan terintegritasi yang mendukung pengelolaan dan pengembangan sistem informasi kepegawaian Aparatur Sipil Negara , Perlu dilakukan pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil dengan memanfaatkan Teknologi Informasi.
  2. Bahwa pemanfaatan teknologi informasi sebagaimana dimaksud di atas Point 1 dilakukan melalui sistem Pendataan Ulang Pegawai negeri Sipil Elektronik ( e-PPUNS ) yang dibangun Badan Kepegawaian Negara.
  3. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam poin 1 dan 2 , perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara tentang Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik Tahun 2015 . 
Mengingat :
  1. Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik ( lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2008 Nomor 58 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4843)
  2. Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494 ).
  3. Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Govermment,
  4. Peraturan Kepala Badan Kepegawaian negara Nomor 20 Tahun 2008 tentang Pedoman Pemnfaatan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian.
  5. Peraturan Kepala badan Kepegawaian Negara Nomor 19 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Kepegawaian Negara ( Berita negara republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 998 )
Memutuskan :
Menetapkan : 
Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara tentang Pedoman pelaksanaan Pendatan Ulang Pegawai negeri sipil ( PNS ) secara Elektronik tahun 2015
Pasal 1
Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Secara Elektronik Tahun2015 adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negera ( BKN ) Indonesia 

Pasal 2
Peraturan Kepala badan Kepegawaian Negara (BKN) ini mulai berlaku pada Tanggal yang ditetapkan. 

Agar setiap orang mengetahuinya , memerintahkan pengundangan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia 

Untuk Melakukan Uji Coba Dalam Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Silahkan Kunjungi Website Dibawah Ini

Untuk Pedoman Pelaksanan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik Tahun 2015 silahkan

Untuk Formulir Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil ( PUPNS )


Sekian informasi tentang Pendaatan Ulang Secara Elektronik Bagi Pegawai Negeri Sipil Tahun 2015, semoga dapat bermanfaat.

Pengguna Internet di Indonesia 63 Juta Orang

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 63 juta orang. Dari angka tersebut, 95 persennya menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial.

Direktur Pelayanan Informasi Internasional  Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) , Selamatta Sembiring mengatakan,  situs jejaring sosial yang paling banyak diakses adalah Facebook dan Twitter. Indonesia menempati peringkat 4 pengguna Facebook terbesar setelah USA, Brazil, dan India.

Menurut Sembiring, di era globalisasi, perkembangan telekomunikasi dan informatika (IT) sudah begitu pesat. Teknologi membuat jarak tak lagi jadi masalah dalam berkomunikasi. Internet tentu saja menjadi salah satu medianya.

“Indonesia menempati peringkat 5 pengguna Twitter terbesar di dunia. Posisi Indonesia hanya kalah dari USA, Brazil, Jepang dan Inggris,” ujarnya.

Menurut data dari Webershandwick, perusahaan public relations dan pemberi layanan jasa komunikasi, untuk wilayah Indonesia ada sekitar 65 juta pengguna Facebook aktif. Sebanyak 33 juta pengguna aktif per harinya, 55 juta pengguna aktif yang memakai perangkat mobile dalam pengaksesannya per bulan dan sekitar 28 juta pengguna aktif yang memakai perangkat mobile per harinya.

Pengguna Twitter, berdasarkan data PT Bakrie Telecom, memiliki 19,5 juta pengguna di Indonesia dari total 500 juta pengguna global. Twitter menjadi salah satu jejaring sosial paling besar di dunia sehingga mampu meraup keuntungan mencapai USD 145 juta.

Produsen di jejaring sosial adalah orang-orang yang telah memproduksi sesuatu, baik tulisan di Blog, foto di Instagram, maupun mengupload video di Youtube.

Kebanyakan pengguna Twitter di Indonesia adalah konsumen, yaitu yang tidak memiliki Blog atau tidak pernah mengupload video di Youtube namun sering update status di Twitter dan Facebook.

Selain Twitter,  jejaring sosial lain yang dikenal di Indonesia adalah  Path dengan jumlah pengguna 700.000 di Indonesia. Line sebesar 10 juta pengguna, Google+ 3,4 juta pengguna dan Linkedlin 1 juta pengguna.

Sangat  disayangkan apabila perkembangan dan kemajuan teknologi internet ini hanya digunakan untuk sekadar update status atau juga saling menimpali komentar atau foto yang diunggah ke Facebook dan Twitter.

Seharusnya, kemajuan teknologi internet dapat lebih digali dan dimanfaatkan lebih dalam lagi agar nantinya Indonesia tidak hanya menjadi pengekor dari penemuan-penemuan luar dan dapat juga bersaing dengan negara lainnya.
Sumber : http://kominfo.go.id

Batu Permata Recca' dari Bone

 
Songkok  Recca’ atau songkok to Bone muncul dimasa terjadinya perang antara Bone dengan Tator tahun 1683 pada masa pemerintahan Arung Palakka  (1645-1696) Pasukan Bone pada waktu itu memakai Songkok Recca’ sebagai tanda untuk membedakan pasukan prajurit  dari Bone dengan pasukan Tator.

Pada masa  pemerintahan Andi Mappanyukki Raja Bone ke-32 (1931-1946)  Songkok Recca dibuat dengan pinggiran emas (Pamiring Pulaweng) yang menunjukkan strata sipemakainya. Akan tetapi lambat laun hingga sekarang ini siapapun berhak memakainya. Bahkan beberapa kabupaten di Sulawesi memproduksinya sehingga dapat dikatakan, bahwa Songkok Recca yang biasa juga disebut sebagai Songkok To Bone yang merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa orang Bone tersebut mendapat apresiasi baik dari masyarakat Sulawesi maupun Indonesia pada umumnya. bahkan mancanegara.

Dalam perkembangannya kata Recca semakin terpatri di Bumi Arung Palakka, karena dijaman edan permata saat ini ternyata muncul pula sejenis batu akik yang disebut  PERMATA RECCA. Jenis permata bermotif Songkok Recca ini bukanlah terbuat dari pelepah daun lontar seperti Songkok Recca/Songkok Pamiring, atau Songkok To Bone, namun terbuat dari batu bongkahan yang mempunyai motif seperti Songkok Recca.

Awalnya batu bongkahan bermotif seperti Songkok Recca tersebut ditemukan  masyarakat di kawasan objek wisata Tanjung Pallette di tepi laut Teluk Bone, Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone sekitar tiga tahun silam (2012). Masyarakat di daerah tersebut tidak terlalu memperhatikan hanya dipergunakan sebagai penyangga tiang rumah atau dijadikan sebagai pondasi rumah. Karena batu bongkahan bermotif Songkok Recca tersebut tidak muncul begitu saja namun baru bisa diperoleh setelah batu besar dihancurkan kemudian muncullah serpihan atau bongkahan yang bermotif seperti Songkok Recca.

Setelah batu permata lagi trend seakan tiada hari tanpa batu permata  maka muncul  pula batu permata terunik di dunia yang bermotif seperti Songkok Recca di ajang pameran batu permata yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone di Taman Bunga Watampone.  Bahkan sekarang ini bongkahan batu permata bermotif songkok Recca tersebut  tidak hanya bisa didapatkan di Kawasan Tanjung Pallette namun secara tiba-tiba menjalar  dan bisa diperoleh diseluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Bone.
Nah, tunggu apalagi ? bagi Anda yang ingin mendapatkan batu permata bermotif Songkok Recca silakan berkunjung ke Bone. Karena di ajang Peringatan Hari Jadi  Bone tahun 2015 ini akan digelar  berbagai kegiatan budaya dan expo produksi asli Bone termasuk Batu Permata Songkok Recca. (Salam Sumange Tealara). Anda Berminat ? Kontak 081 342 081 372
Oleh : Mursalim, S.Pd.M.Si.
 
Copyright © 2007. Teluk Bone - Indonesia